MAKALAH
Internet Protocol versi 6
Disusun Guna Memenuhi Tugas
Mapel : Rancang Bangun Jaringan
Guru : Suparno, M.kom
Disusun Oleh :
Nama : Moch Singgih Prakoso
No.Presensi : 20
Kelas : XI TKJ 4
SMK TUNAS HARAPAN PATI
TAHUN PEMBELAJARAN 2017/2018
ii
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah puji syukur saya panjatkan ke hadirat Ilahi Rabby, yang mana telah melimpahkan nikmat kepada kita terutama nikmat yang paling besar yaitu nikmat Iman dan Islam. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita yakni Nabi Muhammad saw., juga tak lupa kepada keluarga-Nya, sahabat-sahabat-Nya, tabi’in itbauttabi’in dan seluruh umat yang setia mengikuti ajaran-Nya semoga mendapatkan syafaat di yaumul jaza wal hisab amiin.
Saya bersyukur kepada Allah swt. karena berkat limpahan Taufik dan Hidayah serta Inayah-Nya saya dapat menyusun makalah dengan judul “INTERNET PROTOCOL VERSI 6”, saya juga berterima kasih pada berbagai pihak yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini.
Saya menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih dalam batas minimal sehingga terdapat banyak sekali kekurangan atau jauh dari kesempurnaan, berhubungan dengan wawasan atau ilmu yang saya miliki. Oleh karena itu, kritik dan saran yang konstruktif atau yang dapat membangun sangat kami harapkan untuk perbaikan penulisan selanjutnya.
Semoga karya kecil ini dapat bermanfaat baik bagi saya maupun bagi pembaca.
Pati, 3 Oktober 2017
Penyusun
iii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ................................................................................................... ii
DAFTAR ISI ................................................................................................................. iii
BAB I
PENDAHULUAN ......................................................................................................... 1
A. Latar Belakang ............................................................................................ 1
B. Rumusan Masalah ....................................................................................... 1
C. Tujuan .......................................................................................................... 1
BAB II
PEMBAHASAN ............................................................................................................ 2
A. Definisi IPv6 .............................................................................................. 2
B. Format IPv6 .............................................................................................. 2
C. Perubahan dari IPv4 ke IPv6 ................................................................... 3
D. Jenis – jenis IPv6 ....................................................................................... 4
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan ................................................................................................ 6
B. Saran .......................................................................................................... 6
DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................... 7
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Tren Internet saat ini adalah peningkatan dalam koneksi yang selalu tersedia, peningkatan peralatan yang menggunakan alamat IP, kebutuhan akan alamat IP publik/global, serta berkurangnya biaya koneksi. Tren ini akan mengakibatkan krisis alamat IP, yang kemudian diselesaikan dengan teknologi IPv6.
Keputusan untuk melakukan migrasi ke IPv6 masih berada pada posisi yang seimbang. Secara teknis, IPv6 memperbaiki banyak hal yang dihadapi saat ini. Tetapi secara bisnis, masih terlalu dini untuk memperkirakan biaya migrasi untuk mencapai tingkat penggunaan IPv6 yang optimal. Dalam jangka panjang, IPv6 akan menggantikan IPv4 secara global karena keunggulannya, dan mau tidak mau, kita harus mulai memahami konsekuensi teknis dan bisnis dari teknologi ini.
B. Rumusan Masalah 1. Apakah pengertian dari IPv6 ? 2. Bagaimana format IPv6 ? 3. Bagaimana cara menyrderhanakan format IPv6 ? 4. Mengapa terjadi perubahan dari IPv4 ke IPv6 ? 5. Apa saja jenis-jenis IPV6 ? 6. Apa keunggulan dari IPv6 ? 7. Apa kelemahan dari IPv6 ? 8. Seperti apa perbandingan dari IPv4 dengan IPv6 ? C. TUJUAN 1. Sebagai tugas kelompok dalam perkuliahan analisis dan desain sistem jaringan . 2. Memberi pengetahuan kepada pembaca tentang TCP/IPv6
2
BAB II
PEMBAHASAN A. Definisi IPv6
Alamat IP versi 6 (sering disebut sebagai alamat IPv6) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 6. Standar Internet Protocol generasi baru ini mulai dibentuk sejak tahun 1994. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan memiliki kombinasi alamat sebanyak 2^64^6 untuk host komputer di seluruh dunia, cukup untuk memberikan setiap orang di dunia ini dengan sebuah alamat IP yang unik. Selain itu, IPv6 juga telah memiliki fitur keamanan yang lebih baik daripada IPv4. Struktur jaringan IPv6 pun lebih fleksibel daripada struktur yang ada saat ini, karena masing-masing titik dapat mengalokasikan alamatnya masing-masing. Contoh alamat IP versi 6 adalah 21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A.
IPv6 merupakan solusi bagi keterbatasan alamat IPv4 (32 bit). IPv6 dengan 128 bit memungkinkan pengalamatan yang lebih banyak, yang memungkinkan IP-nisasi berbagai perangkat (PDA, handphone, perangkat rumah tangga, perlengkapan otomotif). Aspek keamanan dan kualitas layanan yang telah terintegrasi. Desain autokonfigurasi IPv6 dan strukturnya yang berhirarki memungkinkan dukungan terhadap komunikasi bergerak tanpa memutuskan komunikasi end-to-end. IPv6 memungkinkan komunikasi peer-to-peer tanpa melalui NAT, sehingga memudahkan proses kolaborasi / komunikasi end-to-end: manusia ke manusia, mesin ke mesin, manusia ke mesin dan sebaliknya.
B. Format IPv6
Dalam IPv6, alamat 128-bit akan dibagi ke dalam 8 blok berukuran 16-bit, yang dapat dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal berukuran 4-digit. Setiap blok bilangan heksadesimal tersebut akan dipisahkan dengan tanda titik dua (:). Karenanya, format notasi yang digunakan oleh IPv6 juga sering disebut dengancolon-hexadecimal format, berbeda dengan IPv4 yang menggunakan dotted-decimal format. Contoh alamat IPv6 dalam bentuk bilangan biner:
3
00100001110110100000000011010011000000000000000000101111001110110000001010101010000000001111111111111110001010001001110001011010
Angka-angka biner di atas harus dibagi ke dalam 8 buah blok berukuran 16-bit, untuk menerjemahkannya ke dalam bentuk notasi colon-hexadecimal format, yaitu seperti berikut:
0010000111011010 0000000011010011 0000000000000000 0010111100111011 0000001010101010 0000000011111111 1111111000101000 1001110001011010
Lalu, setiap blok berukuran 16-bit tersebut harus dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal dan setiap bilangan heksadesimal tersebut dipisahkan dengan menggunakan tanda titik dua. Hasil konversinya adalah sebagai berikut:
21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A C. Perubahan Dari IPV4 ke IPV6 Perubahan dari IPv4 ke IPv6 pada dasarnya terjadi karena beberapa hal yang dikelompokkan dalam kategori berikut : 1. Kapasitas Perluasan Alamat IPv6 meningkatkan ukuran dan jumlah alamat yang mampu didukung oleh IPv4 dari 32 bit menjadi 128bit. Peningkatan kapasitas alamat ini digunakan untuk mendukung peningkatan hirarki atau kelompok pengalamatan, peningkatan jumlah atau kapasitas alamat yang dapat dialokasikan dan diberikan pada node dan mempermudah konfigurasi alamat pada node sehingga dapat dilakukan secara otomatis. Peningkatan skalabilitas juga dilakukan pada routing multicast dengan meningkatkan cakupan dan jumlah pada alamat multicast. IPv6 ini selain meningkatkan jumlah kapasitas alamat yang dapat dialokasikan pada node juga mengenalkan jenis atau tipe alamat baru, yaitu alamat anycast. Tipe alamat anycast ini didefinisikan dan digunakan untuk mengirimkan paket ke salah satu dari kumpulan node. 2. Penyederhanaan Format Header
Beberapa kolom pada header IPv4 telah dihilangkan atau dapat dibuat sebagaiheader pilihan. Hal ini digunakan untuk mengurangi biaya pemrosesan hal-hal yang umum pada penanganan paket IPv6 dan membatasi
4
biaya bandwidth pada headerIPv6. Dengan demikian, pemerosesan header pada paket IPv6 dapat dilakukan secara efisien.
3. Option dan Extension Header Perubahan yang terjadi pada header–header IP yaitu dengan adanya pengkodeanheader Options (pilihan) pada IP dimasukkan agar lebih efisien dalam penerusan paket (packet forwarding), agar tidak terlalu ketat dalam pembatasan panjangheader pilihan yang terdapat dalam paket IPv6 dan sangat fleksibel/dimungkinkan untuk mengenalkan header pilihan baru pada masa akan datang. 4. Kemampuan Pelabelan Aliran Paket Kemampuan atau fitur baru ditambahkan pada IPv6 ini adalah memungkinkan pelabelan paket atau pengklasifikasikan paket yang meminta penanganan khusus, seperti kualitas mutu layanan tertentu (QoS) atau real-time. 5. Autentifikasi dan Kemampuan Privasi Kemampuan tambahan untuk mendukung autentifikasi, integritas data dan data penting juga dispesifikasikan dalam alamat IPv6. Perubahan terbesar pada IPv6 adalah perluasan IP address dari 32 bit pada IPv4 menjadi 128 bit.128 bit ini adalah ruang address yang kontinyu dengan menghilangkan konsep kelas. Selain itu juga dilakukan perubahan pada cara penulisan IP address. Jika pada IPv4 32 bit dibagi menjadi masing-masing 8 bit yang dipisah kan dengan “.” dan di tuliskan dengan angka desimal, maka pada IPv6, 128 bit tersebut dipisahkan menjadi masing-masing 16 bit yang tiap bagian dipisahkan dengan “:”dan dituliskan dengan hexadesimal. Selain itu diperkenalkan pula struktur bertingkat agar pengelolaan routing menjadi mudah. Pada CIDR (Classless Interdomain Routing) table routing diperkecil dengan menggabungkan jadi satu informasi routing dari sebuah organisasi. D. Jenis – jenis IPv6 1. Unicast Address (one-to-one) Pengalamatan unicast mirip dengan IPv4 yaitu dengan sekumpulan alamat dengan sejumlah bit kontinyu yang sama sesuai dengan alamat subnet-nya dan Class-less Interdomain Routing (CIDR). Ada banyak jenis pengalamatan unicast pada IPv6 sesuai dengan tipenya seperti : a) Alamat Link Local : alamat yang digunakan di dalam satu link yaitu jaringan local yang saling tersambung dalam satu level .
5
b) Alamat Site Local : setara dengan alamat privat, yang dopakai terbatas dalam satu site sehingga terbatas penggunaanya hanya didalam satu site sehingga tidak dapat digunakan untuk mengirimkan alamat diluar site ini c) Alamat Global : alamat yang dipakai misalnya untuk ISP (Internet Service Provider) 2. Multicast (One-to-Many) Alamat multicast IPv6 digunakan sebagai identitas sebuah group node. Jika packet dikirim ke alamat multicast, maka packet tersebut akan diterima oleh semua node anggota dari group tersebut. Sebuah node dapat menjadi anggota banyak group multicast. 3. Anycast Addres Pengalamatan anycast digunakan untuk mengirimkan packet ke salah satu anggota dari anycast yang terdekat. Jadi sebuah alamat anycast digunakan oleh beberapa interface dan setiap packet anycast akan terkirim ke interface anggota yang terdekat. Model pengalamatan pada anycast hampir sama dengan model unicast. Jadi secara sintaksis alamat anycast sama saja dengan unicast, hanya saja sebuah alamat anycast digunakan oleh lebih dari 1 host. Syarat dari pengalamatan anycast: 1. Sebuah alamat anycast tidak boleh digunakan sebagai alamat sumber dari sebuah packet IPv6. 2. Sebuah alamat anycast tidak boleh digunakan sebagai alamat interface pada router.
6
BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Alamat IP versi 6 (sering disebut sebagai alamat IPv6) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 6. IPv6 merupakan solusi bagi keterbatasan alamat IPv4 (32 bit). IPv6 dengan 128 bit memungkinkan pengalamatan yang lebih banyak, yang memungkinkan IP-nisasi berbagai perangkat (PDA, handphone, perangkat rumah tangga, perlengkapan otomotif). Adapun jenis-jenis IPv6 , yakni sebagai berikut: Alamat Unicast dapat diimplementasikan dalam berbagai jenis alamat diantaranya, alamat unicast global, unicast site-local, unicast link-local, special, compability, NSAP. Alamat Multicast, yaitu alamat yang digunakan dalam komunikasi one-to-many. Prefiks alamat yang digunakan oleh alamat multicast IPv6 adalah FF00::/8. Dan alamat multicast ini memiliki skup. Alamat Anycast, yaitu alamat yang digunakan dalam komunikasi one-to-one-of-many. Alamat ini juga digunakan hanya sebagai alamat tujuan (destination address) dan diberikan hanya kepada router, bukan kepada host-host biasa. B. Saran Kami sadarai masih banyak kekurangan dalam makalah kami, dan kurangnya waktu untuk membahasnya. Sehingga hanya beberapa poin saja yang bisa kami bahas. Saran untuk kedepannya materi tentang IPv6 ini bisa lebih dikembangkan pembahasannya. Salah satunya adalah poin bagaimana cara penerapan langsung IPv6 dalam computer. Dan refrensi dalam pembahasannya pun bisa lebih diperbanyak untuk lebih memperkaya bahasannya. Dengan harapan akan lebih memperluas wawasan kami khususnya, dan pembaca pada umumnya. Puji Syukur kami kepada Allah SWT yang telah memberikan kemampuan untuk menyelesaikan makalah ini. dan terimakasih kami ucapkan kepada Bapak Suparno S.kom,M.kom yang memberikan kami kepercayaan untuk membahas materi IPv6, serta teman-teman yang telah bersedia membaca hasil makalah kami.
7
DAFTAR PUSTAKA  http://belajaripv6.wordpress.com/  http://lenijayanti.wordpress.com/2013/02/08/header-ipv4-dan-ipv6/

Komentar